Senin, September 26, 2011

Susu Tinggi Kalsium Picu Batu Ginjal

Mengonsumsi susu kalsium tinggi secara rutin setiap memang dapat membantu pencegahan penyakit keropos tulang atau osteoporosis.  Namun begitu, konsumsi susu kalsium tinggi ini sebaiknya tidak perlu setiap hari, terutama bagi mereka yang telah berusia dewasa karena dapat mempermudah terbentuknya batu ginjal.
Seperti diungkapkan dokter spesialis bedah saluran kemih dari RS Premier Bintaro, dr Gideon Tampubolon SpBU, asupan kalsium adalah salah satu faktor yang dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Selain kalsium, zat lain yang dapat memicu timbulnya batu ginjal adalah oksalat. Tak heran bila makanan atau minuman berkadar kalsium atau oksalat tinggi seperti susu, keju coklat teh, kacang dan bayam adalah jenis menu yang harus dihindari untuk mereka yang pernah mengidap penyakit ini.
"Sampai sekarang belum ada patokan berapa gram kalsium per hari yang dapat memicu timbulnya batu ginjal. Tetapi saya sarankan tidak perlu mengonsumsi susu tinggi kalsium setiap hari. Apalagi bagi yang pernah mengidap penyakit batu ginjal sebaiknya makin dikurangi ," ungkap Gideon di sela-sela temu media Kamis (19/8/2010) kemarin.Gideon mengingatkan, mereka yang memiliki kebiasaan meminum susu kalsium tinggi setiap hari sebaiknya waspada. Sarannya, susu kalsium tinggi sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari terutama bagi mereka yang sudah menginjak dewasa dan lansia.
Ia menjelaskan, konsumsi susu tinggi kalsium memang bermanfaat bagi pencegahan osteoporosis, terutama saat usia anak dan remaja. Namun bagi dewasa usia 30 ke atas, konsumsi susu tinggi kalsium setiap hari menjadi tidak terlalu bermakna bagi pencegahan. "Mungkin hanya akan memperlambat saja," timpalnya.

Minggu, September 25, 2011

Sembuh Dari Patah, Tulang Tambah Kuat ?


Seperti halnya otot, tulang manusia tumbuh dan bertambah kuat jika mendapat tekanan, dan menjadi lemah jika jarang dipakai. Konsep ini, bahwa tulang beradaptasi pada tekanan atau kehilangan kekuatannya, disebut dengan hukum Wolff.
Itulah sebabnya mengapa para astronot yang pulang ke bumi sering kehilangan kepadatan tulangnya setelah mereka mengapung dalam keadaan gravitas mikro di luar angkasa. Hukum Wolff juga menjelaskan mengapa para pemain tenis dan pemain anggar tulang kaki dan tangannya lebih kuat daripada bagian tubuh lainnya.
Ketika tulang patah, dalam proses menumbuhkan tulang yang rusak, sel osteoblas membantu membentuk kalus lunak yang terbuat dari kolagen. Sel ini membentuk tulang spongius (berlubang-lubang) pada kolagen sehingga terbentuk belat alami di dalam yang menghubungkan ujung-ujung kedua tulang yang patah. Pada akhirnya tulang spongius akan diganti dengan tulang yang lebih padat dan fraktur pun sembuh.Sayangnya, kemampuan adaptasi tulang hanya sampai itu. Orang seringkali salah paham bahwa setelah fraktur atau patah, tulang akan tumbuh menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan mitos tersebut.
Namun menurut Dr.Terry D.Amaral, direktur bedah ortopedik anak dari Montefiore Medical Center, Amerika, dokter akan memasang gips agar tulang tidak bergerak sehingga proses penyembuhan menjadi lebih cepat.
"Tapi karena tidak tekanan di bagian tulang yang patah itu, tulang pun menjadi lebih lemah. Kecuali di bagian kalus yang banyak deposit kalsiumnya," kata Amaral. Bagian tulang yang sedang proses penyembuhan itu mengalami mineralisasi yang sangat cepat. "Namun karena kita tidak bisa digunakan, bagian tulang sekitarnya menjadi kehilangan mineral," tambahnya.
Pada satu periode dalam proses penyembuhan, bagian tulang yang patah mungkin menjadi lebih kuat dari tulang di sekitarnya. Namun, kemudian kekuatannya menjadi sama sehingga area yang patah tidak gampang patah lagi. Meski begitu, sebenarnya kekuatannya tetap sama dengan tulang lainnya.

Sabtu, September 24, 2011

Kalsium Kunci Kekuatan Tulang

Kalsium merupakan mineral yang memiliki peran sangat penting dalam tubuh. Begitu pentingnya kalsium sehingga jika tidak dikonsumsi dalam dosis yang cukup, fungsi tubuh bisa terganggu.
Selain fungsi utamanya untuk membangun dan mempertahankan kekuatan tulang dan gigi, kalsium juga berguna untuk membantu mengatur detak jantung, pertumbuhan otot, membantu transmisi impuls, serta mempertahankan penyerapan zat-zat gizi ke tulang dan gigi.
Berdasarkan hasil penelitian di Indonesia, dari berbagai macam makanan yang dikonsumsi kecukupan kalsiumnya baru terpenuhi sebanyak 250 mg. Untuk menutupi kekurangannya, disarankan untuk mengonsumsi susu.Menurut dr.Elida Ilyas, Sp.RM, kebutuhan kalsium orang dewasa setidaknya 1.000 miligram per hari. Kebutuhan kaslium makin meningkat pada wanita hamil dan menyusui dan orang lanjut usia, yakni sebesar 1.200 mg/hari.
Kalsium juga bisa diperoleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Misalnya pada ikan teri, keju, dan sayur-sayuran hijau seperti bayam dan brokoli.  Di samping itu, diusahakan cukup mendapat sinar matahari secara langsung untuk mengaktifkan provitamin D di bawah kulit agar menjadi vitamin D yang sangat penting bagi kesehatan tulang.
Tetapi Elida menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan kalsium agar tidak berlebihan.  "Karena kalsium itu sebelum di bawa ke tulang, dia lewat ginjal dulu, lalu diserap oleh ginjal, baru dibawa ke tulang. Tapi ginjal juga punya batasannya. Jadi kalau sudah melebihi tidak bisa diabsorbsi lalu ditinggalkan diginjal, akhirnya jadi batu ginjal," jelasnya.